Monitoring stat untuk website secara real-time

Statistik website secara real-time sudah sering kita lihat dan mungkin di implementasikan. Untuk mesin2 blog seperti wordpress sendiri sudah banyak plug-in stat, dan selain itu juga tersedia web yg memberikan info secara real-time, contohnya whos.amung.us

Cara includenya cukup gampang, letakkan code berikut ini di tempat yg ingin ditampilkan.

Untuk non-javascript

<a href="http://whos.amung.us/stats/7vdhh8j33h4c/"><img src="http://whos.amung.us/widget/7vdhh8j33h4c.png" width="81" height="29" border="0" title="Click to see how many people are online" /></a>

Untuk javascript

<script type="text/javascript" src="http://widgets.amung.us/classic.js"></script><script type="text/javascript">WAU_classic('7vdhh8j33h4c')</script>

Motivator self improvement, ajaran barukah ?

Semenjak krisis moneter tahun 1998 sampai resesi global tahun 2008 ini, orang2 belum siap menerima kenyataan, bahwa selama ini semua terlena dengan manisnya EKONOMI DUNIA yg berbasis kapitalis sekarang, padahal setelah tertelan manisnya akan timbul PENYAKIT yang makin lama makin parah.

Di situasi seperti ini, menjamurlah para motivator2 membahana memotivasi orang2 yang terlena mengharap untuk kembali mengecap MANISNYA EKONOMI DUNIA. Motivator2 ini begitu marak akhir2 ini karena kehancuran ekonomi dunia sehingga banyak orang yang kehilangan pekerjaan, putus asa dan lain-lain. Dengan optimistis yang sangat tinggi mereka mengajak untuk tidak patah arang terhadap kondisi seperti ini, bahasa kerennya “KEEP MOVING FORWARD”.

Sekilas ruaar biasa szupeerr :) , tapi klo kita lihat lebih dalam ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Basis ekonomi dunia yg berlandaskan individualistis yang amat sangat tinggi. Bahasa kasarnya, sikut sana sikut sini yang penting saya untung, tidak mengedepankan etika serta peduli terhadap orang lain.

2. Prinsip hidup (agama yg kita anut) kita langgar demi mendapatkan keuntungan. Keluarga, teman dan sahabat dijadikan sasaran untuk mendapatkan keuntungan belaka.

3. Hyper optimistik merubah seseorang menjadi kapitalis, kurang peduli dengan hak2 orang lain.

Jadi, pandangan saya terhadap model2 seperti ini perlu kita pertimbangkan kembali, sehingga kita tidak seperti orang buta yg ikut lomba lari namun tanpa panduan yang benar sehingga kita BERSEMANGAT ikut lomba tapi tidak pernah sampai finish.

~ Menulis

Setelah dipikir-pikir, ternyata menulis secara konsisten itu adalah pekerjaan yang sangat sangat sulit, banyak rintangan badai menantang ;) , dramatisir banget.. :)

Karena untuk menulis diperlukan:

1. Ide dan gagasan

2. kegiatan kita sehari-hari (keseharian kita)

3. Data penunjang untuk tulisan kita (baik itu buku, artikel, dan lainnya)

Tapi klo sekedar menulis tanpa jelas tujuan dan maksudnya, ya tidak ada larangan sih, sekalian latihan menulis dan juga melatih membuat tulisan biar enak dibaca serta point pentingnya TIDAK MEMBOSANKAN.